NYALA NYEPI; MEKARJAYA TRAGEDI. ( p u i s i )

Hari ini, nyepi. Sunyi dalam sepi. Mengembalikan segala perkakas dunia yang arogan ke sang hyang widhi. Yang telah luput menghormati kehidupan, seluruh nafsu harus terkunci.

Bukan teralienasi, nyepi menyadar dalam semedi. Atas nama toleransi, hari ini harus dihormati. Di Bali maupun seluruh negeri.

Tapi taukah kau, di balik senja kemarin ada tragedi. Mekarjaya dirobohkan polisi. Bali tolak reklamasi, berlanjut di Kendeng yu Patmi, mati. Kini bertambah, Mekarjaya Tragedi.

Ratusan polisi yang dipersenjatai dan bulldozer besi meluluh-lantakkan tujuh puluh rumah petani. Negeri ini tak henti oleh ironi. Akibat investasi yang selingkuh dengan kepentingan Bupati semua ini terjadi.

Bagaimana ia berani mengucapkan janji tegakan reforma agraria sejati. Kalau dari istana presiden Jokowi pun meneriaki, urusan daerah jangan di bawa kemari.

Sekali lagi, nyala nyepi mekarjaya tragedi. Tindakan biadab yang mencederai nalar dan melukai hati harus disikapi. Agar puisi tak hanya jadi puisi, Mari bung rebut kembali !

( 28 Maret 2017 )

27 Maret 2017 – 70 rumah petani di desa mekarjaya di gusur paksa oleh PT.LNK
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s