FOOD, Inc. & Hari Pangan Sedunia

Sejak tahun 1981, setiap tanggal 16 Oktober setiap tahun diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia. Tanggal 16 Oktober dipilih sebagai hari pangan sedunia juga dikarena pada tanggal tersebut telah didirikan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1945. Tanggal 16 Oktober ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan masyarakat dunia terhadap bencana kelaparan dan kekurangan gizi serta untuk mendorong terciptanya sistem pangan global yang efektif ditingkat global, regional maupun nasional untuk semua orang di seluruh dunia.

Namun misi FAO tersebut telah mengakibatkan dunia berada dalam selubung ketakutan mengenai ancaman krisis pangan, sehingga seluruh negara di dunia harus menjamin ketersediaan bahan pangan melalui sistem ketahanan pangan (food security), dimana sistem tersebut telah mengesampingkan asal dan bagaimana bahan pangan diproduksi, dalam sistem global tersebut yang terpenting adalah bagaimana bahan pangan mencukupi kebutuhan masyarakat. Ide mengenai Food Security telah menyebabkan dunia masuk kedalam rezim korporasi pangan (Food Corporation) dimana saat ini bahan pangan telah diproduksi oleh mesin-mesin pabrik bukan lagi diproduksi oleh petani.

Berkembangnya visi FAO tentang Food Security telah melahirkan banyak pemain baru yaitu perusahaan-perusahaan penyedia bibit, penyedia daging dan sayuran, serta perusahaan makanan siap saji yang diantara mereka semua melakukan sebuah sindikat global dan mengontrol pola konsumsi pangan manusia di seluruh dunia. Keresahan ini semakin mencuat dan mendapat tempat pada ruang-ruang dialog masyarakat setelah sebuah film berjudul Food Inc di rilis pada tahun 2008.

Food, Inc adalah sebuah film dokumenter mengenai sistem produksi pangan berskala besar di Amerika Serikat dan disutradarai oleh Robert Kenner. Food Inc mendapatkan penghargaan sebagai film dokumenter terbaik ke empat di Seattle International Film Festival ke-35. Pada segmen pertama film ini mengulas bagaimana produksi daging industrial di Amerika Serikat, seperti daging ayam, daging sapi, dan daging babi ternyata tidak manusiawi, tidak berkelanjutan secara ekonomi dan juga tidak ramah lingkungan.

Kemudian dalam segmen kedua film ini mengulas tentang bagaimana perusahaan-perusahaan melakukan produksi industrial terhadap benih sayuran, terutama jagung dan kacang kedelai. Produksi industrial tersebut telah menyebabkan petani mengalami ketergantungan pada bibit buatan pabrik (hibrid) sehingga petani memerlukan biaya yang besar untuk melakukan penanaman. Kemudian produksi industrial tersebut juga telah menyebabkan wilayah pertanian menjadi monoculture dan berpotensi merusak ekosistem.

Pada segmen terakhir, film ini mengulas tentang ekonomi dan kekuatan hukum dari perusahaan-perusahaan raksasa di bidang pengolahan makanan, seperti undang-undang pencemaran nama baik dalam industri makanan yang mata pencahariannya didasarkan pada penyediaan makanan yang murah tetapi terkontaminasi bahan kimia berat berbasis petroleum yang sebagian besar terkandung dalam pestisida dan pupuk. Kemudian bagaimana kekuatan modal perusahaan perusahaan tersebut melakukan promosi dan kampanye keseluruh dunia untuk melakukan kebiasaan pola konsumsi makanan yang tidak sehat.

Food Inc telah membuka kedok perusahaan pangan di Amerika Serikat yang ternyata dari sistem produksi yang mereka bangun tersebut memiliki banyak “biaya tersembunyi”, membahayakan kesehatan, dan membahayakan lingkungan. Film dokumenter ini  tentunya sangat dikritik oleh perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat yang terlibat dalam industri produksi pangan, karena Food Inc telah mencoba menerangkan semua kegelapan dunia pangan yang selama ini disandra oleh korporasi pangan dengan modal kapital besar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s